TUJUH JAM TERDAMPAR DI MANDAI - Menikmati 'Akrobat Gratisan' dan 'Coto-Cumi'
Meskipun Peresmian terminal baru Bandara Sultan Hasanuddin – dulu dikenal dengan Kadieng (1935), Mandai (1945), Hasanuddin (1981) – diresmikan oleh Presiden SBY pada tanggal 26 September 2008 dengan nama baru 'Bandara Internasional Sultan Hasanuddin', saya belum sempat menyaksikannya sampai pertengahan bulan November 2008. Adik saya, beruntung lebih duluan menikmati fasilitas terminal baru ini, dan banyak berceritera kepada saya tentang kemegahan bangunan dan fasilitasnya, yang dikatakannya tidak kalah dengan bandara Soekarno-Hatta. Saya lalu menjadi tergiur untuk dapat menyaksikan kemegahan fasilitas tersebut dengan mata kepala sendiri. Dan sungguh mencengankan bahwa seminggu kemudian saya sempat terdampar di Mandai tersebut selama tujuh jam, yang lebih dari cukup waktunya untuk orientasi tentang hal ikwal pelayanan publik dari pintu gerbang Negeri Ayam Jantan dari Timur ini. Uraian berikut ini saya sajikan sebagai reportase mengenai pengalaman saya terdampar tersebut. (H@gny) (download)Comments [0]
